Aliran Seni Rupa


ALIRAN SENI RUPA

Pengertian Aliran dalam Seni Rupa
Aliran dalam seni rupa adalah suatu tata aturan maupun konsep berkarya untuk melahirkan karya seni rupa yang berbeda dari karya yang lain. Dalam perkembangan seni rupa Barat, aliran muncul tidak saja bertumbuhan secara bersama, tetapi juga bersimpang siur. Bahkan kadang-kadang bertentangan yang satu dengan yang lainnya. Dalam kondisi tertentu, satu aliran merupakan pengganti aliran lain, penentang aliran lain, atau penerus aliran lainnya. Semua yang serba mewah, oleh seniman yang menentang keberadaan kaum istana, dianggap tidak menggambarkan dan mewakili keadaan sebenarnya.
Sejalan dengan ciri masyarakat modern Barat pada saat aliran-aliran itu mulai muncul, banyak seniman yang kemudian berganti-ganti aliran sesuai dengan pola dasar pencarian yang tanpa henti. Seni bangun berubah mengikuti permintaan pasar. Sementara itu, seni imba, karena terkait dengan kebebasan pribadi, seni yang mewakili gambaran pribadi senimannya, lebih bebas mengalami perubahan sejalan dengan keinginan masing-masing pribadi seniman.

Proses Lahirnya Aliran dalam Seni Rupa Barat
Pada pertengahan abad ke-19 muncul berbagai aliran yang menyertakan kata neo, karena kejenuhan, kebuntuan, setelah mengalami klimaks pada masa Barok. Setelah masa Barok lahirlah masa pengaruh Rococo. Kebaruan-kebaruan mulai digali oleh para seniman untuk menemukan suasana segar. Baru pada akhir perempat abad ke-19, jenis seni rupa ini mulai mendapatkan nafas baru hasil pengaruh Impressionisme dan Realisme. Pada masa itu dikenal nama Antonio Canova dan Auguste Rodin. Dalam bidang seni lukis dikenal Jaques Louis David sebagai pelukis istana Napoleon dan J.A.D. Mereka ingin mencari wahana yang cocok bagi penyaluran daya cipta mereka. Karena gaya neoklasisisme yang semula mapan itu dianggap tidak cocok lagi untuk mengungkap gejolak batin yang kuat, seniman yang mengutamakan kebebasan beralih pada bentuk yang lain.

Latar Belakang Pengaruh terhadap Aliran Seni Rupa
Aliran-aliran dalam seni rupa kerap memiliki latar belakang pengaruh yang berubah-ubah, karena kemunculan dan tenggelamnya suatu aliran seni rupa sejalan dengan keadaan yang terjadi secara sosial. Lalu munculnya suatu aliran dalam seni rupa juga berhubungan erat dengan reaksi terhadap kaum bangsawan yang lebih suka kemewahan, misalnya, memunculkan aliran yang mengusung penggambaran kondisi nyata di luar istana. Selain itu, pergantian suatu paham atau aliran dalam seni rupa sesuai dengan pola dasar “pencarian yang tanpa henti” para senimannya. Para seniman tersebut terus mencari aliran yang paling sesuai dengan ciri dirinya. Nama-nama aliran dalam Seni Rupa antara lain:
Neoklasisime

Romantisme

Realisme

Impressionisme

Post Impressionisme

Cubisme

Futurisme

Daddaisme

Surrealisme

Abstrak

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENDEKATAN BAHASAN SENI RUPA

POSISI BIDANG KERJA DESAIN DALAM SENI RUPA