FUNGSI SENI



Fungsi Seni

FUNGSI SENI SECARA BUDAYA

  1. Fungsi Seni dalam Lingkungan Budaya
Istilah kebudayaan bermakna “Keseluruhan system gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan mastyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar”. Unsur kebudayaan yang pertama berupa ide, gagasan, norma, peraturan, dan nilai. Honogman menyebut unsur pertama sebagai kebudayaanideal, sedangkan Koentjaraning menyebutnya sebagai adat. Kebudayaan ideal atau adat ini merupakan satu kesatuan yang utuh membentuk apa yang disebut oleh para antropolog dan sosiologi. Unsur keduanya adalah serangkaian kegiatan manusia dalam interaksi manusia lain.
Dari ketiga unsur tersebut, hasil kebudayaan fisik merupakan paling mudah untuk diamati dan diteliti. Seni rupa adalah bagian daru kebudayaan fisik ini, karena semua hasil gubahan seni berlaku sisten gagasan yang mendasari semua kegiatan dan hasil kegiatan manusia. Fungsi kesenian secara budaya, tidak jauh beda dengan fungsi cabang budaya lainnya. Tetapi pada situasi tertentu dan pada lokasi tertentu, kesenian seolah olah menjadi ujung tombak nilai budaya masyarakat.

  1. Penjajahan Gaya Baru
Masyarakat Jepang sekalipun mereka telah mampu mengembangkan diri dengan aneka temuan teknologi tinggi, mereka tetap mengikatkan diri dengan aneka seni tradisi milik mereka. Sehingga, mereka dikenal oleh dunia luar sebagai Negara yang modern sekaligus tetap memiliki penghormatan terhadap milik dasar mereka. Dari budaya membaca berkembanglah salah satu jenis kegiatan seni rupa, komik. Komil karya ara seniman Jepang merebak memasuki hamper semua lapisan masyarakat baca dunia modern ini. Indonesia sebagai salah satu kawasan yang dijajah oleh budaya ini. Dunia animasi, dunia gambar bergerak pun telah demikian maju. Penjajahan budaya melalui jembatan dunia maya sangat sulit untuk dibendung. Penguasaan tentangnya menjadi alternatifterbaik dalam membendung sisi buruk teknologi yang menyertainya.

  1. Seni dan Martabat Bangsa
Keris, batik, wayang, gamelan, dan tari kecak misalnya, adalah bentuk bentuk prestasi masyarakat yang tak mendapat perhatian yang bijak. Boleh jadi prestasi tersebut telah menjadi ciri khas yang mengangkat keberadaan Indonesia. Seperti  wayang yang kini telah diakui oleh UNESCO. Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa kebaradaan wayang sebagai bagian dari kehidupan seni masyarakat Indonesia, telah juga menjadi bagian tak terpisahkan dalam peta kesenian dunia.

  1. Wayang Golek Purwa
Wang bisa berarti cerita atau pertunjukan, bisa disebut juga peraga dalam cerita. Wayang menurut para ahli adalah bayangan tentang kehidupan manusia, gambaran kehidupan manusia.istilah bayangan bukan sekedar bayangan pada kelir, melainkan bayangan yang dibentuk dalam angan angan tentang perilaku nenek moyang atau orang terdahulu.
Banyak sekali macam macam wayang. Diantaranya ada Wayang Golek Purwa. Wayang golek purwa adalah sebutan untuk wayang golek yang berlatar belakang cerita Ramayana dan Mahabharata. Wayang golek inilah yang hingga kini masih hidup serta tetap mendapat dukungan masyarakat pecintanya.

FUNGSI SENI SECARA SOSIAL 

  1. Kegiatan Seni adalah Kegiatan Berkomunikasi
Berkesenian adalah menyampaikan gambaran pikiran dan perasaan melalui karya seni. Seorang senima berkarya untuk dikomunikasikan kepada oaring lain. Sebagai proses dan alat komunikasi, kesenian selalu mengandung pesan atau keinginan pembuatnya.
Seniman seniman itu mengusung harapan dan tujuan yang dimasukkan kedalam karyanya. Sebagai makhluk social, mereka ingin mendapat penghargaan dari orang lain mereka juga punya kebutuhan dikenal oleh orang lain. Melalui kegiatan senilah para seniman mencari posisi dirinya dalam lingkungan masyarakat merupakan suatu tujuan manusiawi yang diharapkan oleh setiap manusia.

  1. Seni dan Catatan Sosial
Sebuah karya sastra seperti novel, kerap dianggap sebagai karya seni yang memiliki catatan social. Banyak novel yang isinya bercerita tentangkejadian kejadian yang berlangsung pada zamannya. Catatan tersebut jelas jelas dipaparkan dalam cerita, tetapi ada juga yang secara tersamar. Factor keamanan pengarang sering juga menjadi pertimbangan dalam memilih gaya penceritaan realis atau simbolos. Factor keamanan tersebut sangat penting diperhatikan seniman, terutama disaat lingkungan kurang begitu ramah terhadap pelaku seni.

  1. Pengaruh Seni terhadap Kehidupan Mayarakat
Tampaknya, dalam lingkungan masyarakat Indonesia, belum begitu kentara pengaruh hasil karya seni terhadap kehidupan masyarakat. Masyarakat kita kebanyakan masih belum sadar baca dan sadar tonton. Baru jenis music tertentu saja yang kemudian bisa memberi pengaruh langsung kepada masyarakat, lebih khusus masyarakat muda. Tetapi, isi pesan lirik lagu tampaknya belum bisa diperkirakan pengaruhnya.

  1. Seni Komunal
Begitu banyak jenis hasil olah budi dan daya masyarakat Indonesia. Diantaranya adalah benda benda yang sangat diperlukan dalam kehidupan seharu hari hampir semua lapisan masyarakat. Kini, benda benda tersebut sebagian telah mulai tersisih karena masuknya hasil olah budi dan daya milik masyarakat lain, masyarakat asing. Salah satu jenis hasil olah budi dan dya masyarakat kita yang diantaranya mulai tersisih oleh budaya plastic adalah bungkus makanan. Salah satu kekayaan budaya kita ini belum banyak disentuh pwndokumwntasian. Kita telah begitu banyak kehilangan pengetahuan tentang hasil teknologi tradisional milik masyarakat kita. Jika kita memperhatikan secara lebih teliti, ternyata bungkus makanan tradisional pun memiliki daya tarik lihatan, meskipun tidak selalu berawal dari masalah warna banyak jenis daun yang secara kreatif, bahkan boleh jadi penuh perhitungan ilmiah, digunakan untuk yang dugunakan itu memberi rasa yang khas kepada makanan.
Sebagian kekayaan tinggalan masalalu masih banyak yang tersisa. Bahkan, meskipun berdesakan dengan membanjirnya produk luar yang berkemasan lebih menarik, panganan dengan kemasan tradisional itu hingga kini masih terus dibuat. Berbagai jenis makanan masih akan tetap kita temukan di pasar tradisional.

  1. Seni dan Ekonomi
Sudjoko tahun 1960 telah mengaluarkan pikiran panjangnya tentang peranan seni dalam membangun ekonomi Negara. Prasaran tersebut disampaikannya pada kongres BMKN tahun 1960, di Bandung. Tulisannya dimulai dengan pertanyaan yang lucu, menyoal keunikan harga harga benda seni.
Akibat boom tersebut, para pelukis harus mampu bersikap professional dalammengelola tenik pemasaran karyanya. Semakin pintar bernegosiasi dengan berbagai kalangan pecinta lukisan, semakin terbukalah kesempatan menjadi kaya raya. Tingkat kemampuan ekonomis sekelompok masyarakat negara Indonesia telah begitu tinggi. Terbukti dalam berita lelang di Singapura, pembeli lukisan yang berharga lelang melangit adalah dari Indonesia. Hasil oolah seni kini telah menjadi objek komoditi yang sangat menjanjikan. Tetapi ketika karya bidang seni music, tari,  sastra, atau pertunjukan, biasanya diluangkan tanpa masalah, benda benda seni rupa masih tetap dirahasiakan nilai penjualannya. Padahal para seniman telah menjadi teladan bidang ekonomi yang patut ditiru. Pendidikan seni telah terbukti bisa menjamin kemampuan ekonomi seseorang.

FUNGSI SENI SECARA INDIVIDU

  1. Kegiatan Seni dan Kebutuhan Ekspresi
Berkesenian, termasuk didalamnya aneka kegiatan seni rupa, adalah memenuhi kebutuhan dasar kemanusiaan. Sejak awal keberadaanya, manusia telah begitu lengket dengan kebiasaan kebiasaan dasar yang kemudian berkembang menjadi kegiatan seni. Oleh karena itu, ketika seni dianggap sebagai kebutuhan ekspresi, seni itu adalah media, alat ungkap ekspresi seseorang. Ketika kegiatan seni kemudian mengusung kebutuhan dan tujuan lain, selain ekspresi, hal itu sah saja dan terjadi. Kita mesti percaya, sekalipun seseorang mengubah karya untuk krbutuhan ekonomi, di dalam karya tersebut tetap aka nada unsur ekspresi sebagai dasar kegiatan berkarya.

  1. Seni Individual
Disamping makhluk social manusi juga sebagai makhluk individual. Ada pendapat bahwa dalam dunia kesenian seseorang bisa memiliki kebebasan penuh dalam mengekspresikan pikiran dan perasaannya. Oleh karena itu, dari sifat individu manusi itu akan mempertahankan sifat individual manusia itu akan muncul karya seni rupa yang lebih berciri individu. Hal itu tampak dalam karya seni modern. Seni modern mengacu nilai nilai kebaruan, keaslian dan kreativitas.


Daftar Pustaka
Suryana, Jajang. 2015. Tinjauan Seni Rupa
Yogyakarta : Graha Ilmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENDEKATAN BAHASAN SENI RUPA

POSISI BIDANG KERJA DESAIN DALAM SENI RUPA