FUNGSI SENI
Fungsi
Seni
FUNGSI
SENI SECARA BUDAYA
- Fungsi Seni dalam Lingkungan Budaya
Istilah
kebudayaan bermakna “Keseluruhan system gagasan, tindakan dan hasil karya manusia
dalam rangka kehidupan mastyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan
belajar”. Unsur kebudayaan yang pertama berupa ide, gagasan, norma, peraturan,
dan nilai. Honogman menyebut unsur pertama sebagai kebudayaanideal, sedangkan
Koentjaraning menyebutnya sebagai adat. Kebudayaan ideal atau adat ini
merupakan satu kesatuan yang utuh membentuk apa yang disebut oleh para
antropolog dan sosiologi. Unsur keduanya adalah serangkaian kegiatan manusia
dalam interaksi manusia lain.
Dari
ketiga unsur tersebut, hasil kebudayaan fisik merupakan paling mudah untuk
diamati dan diteliti. Seni rupa adalah bagian daru kebudayaan fisik ini, karena
semua hasil gubahan seni berlaku sisten gagasan yang mendasari semua kegiatan
dan hasil kegiatan manusia. Fungsi kesenian secara budaya, tidak jauh beda
dengan fungsi cabang budaya lainnya. Tetapi pada situasi tertentu dan pada
lokasi tertentu, kesenian seolah olah menjadi ujung tombak nilai budaya
masyarakat.
- Penjajahan Gaya Baru
Masyarakat
Jepang sekalipun mereka telah mampu mengembangkan diri dengan aneka temuan
teknologi tinggi, mereka tetap mengikatkan diri dengan aneka seni tradisi milik
mereka. Sehingga, mereka dikenal oleh dunia luar sebagai Negara yang modern
sekaligus tetap memiliki penghormatan terhadap milik dasar mereka. Dari budaya
membaca berkembanglah salah satu jenis kegiatan seni rupa, komik. Komil karya
ara seniman Jepang merebak memasuki hamper semua lapisan masyarakat baca dunia
modern ini. Indonesia sebagai salah satu kawasan yang dijajah oleh budaya ini.
Dunia animasi, dunia gambar bergerak pun telah demikian maju. Penjajahan budaya
melalui jembatan dunia maya sangat sulit untuk dibendung. Penguasaan tentangnya
menjadi alternatifterbaik dalam membendung sisi buruk teknologi yang
menyertainya.
- Seni dan Martabat Bangsa
Keris,
batik, wayang, gamelan, dan tari kecak misalnya, adalah bentuk bentuk prestasi
masyarakat yang tak mendapat perhatian yang bijak. Boleh jadi prestasi tersebut
telah menjadi ciri khas yang mengangkat keberadaan Indonesia. Seperti wayang yang kini telah diakui oleh UNESCO.
Pengakuan tersebut menunjukkan bahwa kebaradaan wayang sebagai bagian dari
kehidupan seni masyarakat Indonesia, telah juga menjadi bagian tak terpisahkan
dalam peta kesenian dunia.
- Wayang Golek Purwa
Wang
bisa berarti cerita atau pertunjukan, bisa disebut juga peraga dalam cerita.
Wayang menurut para ahli adalah bayangan tentang kehidupan manusia, gambaran
kehidupan manusia.istilah bayangan bukan sekedar bayangan pada kelir, melainkan
bayangan yang dibentuk dalam angan angan tentang perilaku nenek moyang atau
orang terdahulu.
Banyak
sekali macam macam wayang. Diantaranya ada Wayang Golek Purwa. Wayang golek
purwa adalah sebutan untuk wayang golek yang berlatar belakang cerita Ramayana
dan Mahabharata. Wayang golek inilah yang hingga kini masih hidup serta tetap
mendapat dukungan masyarakat pecintanya.
FUNGSI
SENI SECARA SOSIAL
- Kegiatan Seni adalah Kegiatan Berkomunikasi
Berkesenian
adalah menyampaikan gambaran pikiran dan perasaan melalui karya seni. Seorang
senima berkarya untuk dikomunikasikan kepada oaring lain. Sebagai proses dan
alat komunikasi, kesenian selalu mengandung pesan atau keinginan pembuatnya.
Seniman
seniman itu mengusung harapan dan tujuan yang dimasukkan kedalam karyanya.
Sebagai makhluk social, mereka ingin mendapat penghargaan dari orang lain
mereka juga punya kebutuhan dikenal oleh orang lain. Melalui kegiatan senilah
para seniman mencari posisi dirinya dalam lingkungan masyarakat merupakan suatu
tujuan manusiawi yang diharapkan oleh setiap manusia.
- Seni dan Catatan Sosial
Sebuah
karya sastra seperti novel, kerap dianggap sebagai karya seni yang memiliki
catatan social. Banyak novel yang isinya bercerita tentangkejadian kejadian
yang berlangsung pada zamannya. Catatan tersebut jelas jelas dipaparkan dalam
cerita, tetapi ada juga yang secara tersamar. Factor keamanan pengarang sering
juga menjadi pertimbangan dalam memilih gaya penceritaan realis atau simbolos.
Factor keamanan tersebut sangat penting diperhatikan seniman, terutama disaat
lingkungan kurang begitu ramah terhadap pelaku seni.
- Pengaruh Seni terhadap Kehidupan Mayarakat
Tampaknya,
dalam lingkungan masyarakat Indonesia, belum begitu kentara pengaruh hasil
karya seni terhadap kehidupan masyarakat. Masyarakat kita kebanyakan masih
belum sadar baca dan sadar tonton. Baru jenis music tertentu saja yang kemudian
bisa memberi pengaruh langsung kepada masyarakat, lebih khusus masyarakat muda.
Tetapi, isi pesan lirik lagu tampaknya belum bisa diperkirakan pengaruhnya.
- Seni Komunal
Begitu
banyak jenis hasil olah budi dan daya masyarakat Indonesia. Diantaranya adalah
benda benda yang sangat diperlukan dalam kehidupan seharu hari hampir semua
lapisan masyarakat. Kini, benda benda tersebut sebagian telah mulai tersisih
karena masuknya hasil olah budi dan daya milik masyarakat lain, masyarakat
asing. Salah satu jenis hasil olah budi dan dya masyarakat kita yang
diantaranya mulai tersisih oleh budaya plastic adalah bungkus makanan. Salah
satu kekayaan budaya kita ini belum banyak disentuh pwndokumwntasian. Kita
telah begitu banyak kehilangan pengetahuan tentang hasil teknologi tradisional
milik masyarakat kita. Jika kita memperhatikan secara lebih teliti, ternyata
bungkus makanan tradisional pun memiliki daya tarik lihatan, meskipun tidak
selalu berawal dari masalah warna banyak jenis daun yang secara kreatif, bahkan
boleh jadi penuh perhitungan ilmiah, digunakan untuk yang dugunakan itu memberi
rasa yang khas kepada makanan.
Sebagian
kekayaan tinggalan masalalu masih banyak yang tersisa. Bahkan, meskipun
berdesakan dengan membanjirnya produk luar yang berkemasan lebih menarik,
panganan dengan kemasan tradisional itu hingga kini masih terus dibuat.
Berbagai jenis makanan masih akan tetap kita temukan di pasar tradisional.
- Seni dan Ekonomi
Sudjoko
tahun 1960 telah mengaluarkan pikiran panjangnya tentang peranan seni dalam
membangun ekonomi Negara. Prasaran tersebut disampaikannya pada kongres BMKN
tahun 1960, di Bandung. Tulisannya dimulai dengan pertanyaan yang lucu, menyoal
keunikan harga harga benda seni.
Akibat
boom tersebut, para pelukis harus mampu bersikap professional dalammengelola
tenik pemasaran karyanya. Semakin pintar bernegosiasi dengan berbagai kalangan
pecinta lukisan, semakin terbukalah kesempatan menjadi kaya raya. Tingkat
kemampuan ekonomis sekelompok masyarakat negara Indonesia telah begitu tinggi.
Terbukti dalam berita lelang di Singapura, pembeli lukisan yang berharga lelang
melangit adalah dari Indonesia. Hasil oolah seni kini telah menjadi objek
komoditi yang sangat menjanjikan. Tetapi ketika karya bidang seni music,
tari, sastra, atau pertunjukan, biasanya
diluangkan tanpa masalah, benda benda seni rupa masih tetap dirahasiakan nilai
penjualannya. Padahal para seniman telah menjadi teladan bidang ekonomi yang
patut ditiru. Pendidikan seni telah terbukti bisa menjamin kemampuan ekonomi
seseorang.
FUNGSI
SENI SECARA INDIVIDU
- Kegiatan Seni dan Kebutuhan Ekspresi
Berkesenian,
termasuk didalamnya aneka kegiatan seni rupa, adalah memenuhi kebutuhan dasar
kemanusiaan. Sejak awal keberadaanya, manusia telah begitu lengket dengan
kebiasaan kebiasaan dasar yang kemudian berkembang menjadi kegiatan seni. Oleh
karena itu, ketika seni dianggap sebagai kebutuhan ekspresi, seni itu adalah
media, alat ungkap ekspresi seseorang. Ketika kegiatan seni kemudian mengusung
kebutuhan dan tujuan lain, selain ekspresi, hal itu sah saja dan terjadi. Kita
mesti percaya, sekalipun seseorang mengubah karya untuk krbutuhan ekonomi, di
dalam karya tersebut tetap aka nada unsur ekspresi sebagai dasar kegiatan
berkarya.
- Seni Individual
Disamping
makhluk social manusi juga sebagai makhluk individual. Ada pendapat bahwa dalam
dunia kesenian seseorang bisa memiliki kebebasan penuh dalam mengekspresikan
pikiran dan perasaannya. Oleh karena itu, dari sifat individu manusi itu akan
mempertahankan sifat individual manusia itu akan muncul karya seni rupa yang
lebih berciri individu. Hal itu tampak dalam karya seni modern. Seni modern
mengacu nilai nilai kebaruan, keaslian dan kreativitas.
Daftar
Pustaka
Suryana,
Jajang. 2015. Tinjauan Seni Rupa
Yogyakarta
: Graha Ilmu.
Komentar
Posting Komentar