PENDEKATAN BAHASAN SENI RUPA Pendekatan Bahasan Seni Rupa Membicarakan seni rupa sebagai kajian keilmuan, tidak lagi terbebas dari masuknya tinjauan dengan pendekatan bidang ilmu lain. Bidang kajian antropologi, sosiologi, dan psikologi, sudah lama menjadi bidang kajian yang melengkapi pendekatan bahasan seni rupa. Para antropolog telah lama tertarik untuk mengumpulkan data tentang hasil budaya fisik, hasil kegiatan masyarakat yang visual, yaitu karya-karya seni rupa. Dari kegiatan-kegiatan tersebut lahir sebutan pendekatan entografi tetapi dengan penekanan pada perubahan pendekatan yang sekaligus sebagai revisi terhadap pola pendekatan antropolog yang hanya “sekadar” mencatat sesuatu itu sebagaimana apa adanya. Oleh karena itu, bahasan kesenirupaan bisa melibatkan sisi sosiologis masyarakat pendukungnya, juga melibatkan masalah kejiwaan pelakunya dan zamannya. Pendekatan Antropologi tentang Seni Rupa Pandangan para antropolog tentang keberadaan seni rupa...
POSISI BIDANG KERJA DESAIN DALAM SENI RUPA Fenomena Desain Desain adalah proses dan juga hasil dari proses. Proses meliputi bentuk gagasan dan metode. Hasil dari produk mencakup gaya dan estetika. Secara nyata proses dan hasil dari proses itu terkait dengan pengaruh dari proses itu terkait dengan pengaruh dari luar seperti kemajuan sains dan teknologi lingkungan social budaya dan kaidah estetika yang berlaku. Oleh karena itu, desain tidak netral, tidak bisa menentukan perkembangan dirinya sendiri. Ketika disadaribahwa produk yang sama tetapi dengan desain yang berbeda memberi pengaruh lebih baik kepada perhatian pengguna, maka pengembangan produk benda merupakan suatu hal yang tidak bisa ditunda. Desain Sebagai Bidang Kegiatan Seni Rupa Pengelompokan hasil kegiatan seni rupa menjadi seni murni dan seni terap, seperti telah diuraikan, menunjukkan posisi pelakunya. Tak bisa dipungkiri, desain telah menjadi satu label keberhasilan benda produk. Sejalan d...
Komentar
Posting Komentar